Tampilkan postingan dengan label SMS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Mei 2025

Si Labusa ( Labu Sahabat Desa) Maskot Bumdesa SMS

Maskot merupakan salah satu elemen penting dalam membangun identitas dan citra sebuah lembaga, termasuk BUMDesa Suwaluh Mandiri Sejahtera. Kehadiran maskot bukan sekadar sebagai gambar atau hiasan visual, tetapi sebagai simbol yang merepresentasikan semangat, nilai, dan tujuan bersama dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Melalui maskot, BUMDesa memiliki karakter yang kuat dan mudah dikenali oleh masyarakat.

Sebagai identitas visual, maskot membantu memperkuat branding BUMDesa Suwaluh Mandiri Sejahtera. Di tengah banyaknya program dan kegiatan desa, maskot menjadi ciri khas yang membedakan BUMDesa ini dari yang lain. Ketika digunakan pada spanduk, media sosial, kemasan produk, maupun materi promosi lainnya, maskot menciptakan kesan profesional, modern, dan terorganisir. Hal ini sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat dan mitra kerja.

Selain itu, maskot juga berfungsi sebagai media komunikasi yang lebih menarik dan mudah diterima. Visual karakter cenderung lebih cepat menarik perhatian dibandingkan teks biasa. Dengan desain yang ramah dan mencerminkan nilai gotong royong, maskot dapat menjadi jembatan komunikasi antara pengelola BUMDesa dan masyarakat. Pesan tentang kemandirian, kerja sama, dan kesejahteraan dapat disampaikan dengan cara yang lebih kreatif dan persuasif.

Lebih jauh lagi, maskot mampu menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan warga terhadap BUMDesa Suwaluh Mandiri Sejahtera. Ketika masyarakat melihat simbol yang konsisten digunakan dalam berbagai kegiatan dan produk, akan muncul rasa kedekatan emosional. Maskot menjadi representasi semangat bersama untuk maju dan berkembang. Kebanggaan ini pada akhirnya dapat meningkatkan partisipasi warga dalam mendukung program-program usaha desa.

Dalam jangka panjang, maskot juga memiliki nilai strategis dan ekonomis. Karakter maskot dapat dikembangkan menjadi bagian dari strategi promosi, seperti pada merchandise, konten digital, maupun kemasan produk unggulan desa. Konsistensi penggunaan maskot akan memperkuat citra BUMDesa sebagai lembaga yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dengan demikian, maskot bagi BUMDesa Suwaluh Mandiri Sejahtera bukan hanya simbol visual, tetapi aset branding yang mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha desa. Maskot menjadi wujud nyata semangat mandiri dan sejahtera yang diusung bersama oleh seluruh masyarakat. Untuk itu Achmad Junaidi Direktur Bumdesa Suwaluh Mandiri Sejahtera dengan skill yang dimilikinya membuat maskot :

“Si Labusa” (Labu Sahabat Desa)

 


Karakter tersebut adalah anak berbentuk labu kuning (pumpkin mascot) dengan ekspresi ceria dan ramah. Kepala berbentuk labu oranye dengan daun kecil di atasnya Mata besar dan senyum lebar (kesan bersahabat dan positif), Kaos oranye bertuliskan “SMS”, Celana hijau, Sepatu cokelat, Gaya 3D kartun (chibi), lucu dan menarik perhatian

 Makna / Filosofi

1.    Labu Kuning

Melambangkan: Kesuburan dan kemakmuran, Pertumbuhan dan perkembangan, Energi positif dan kreativitas

2.    Ekspresi Ceria

Menggambarkan: Keramahan, Semangat kebersamaan, Optimisme

3.    Tulisan “SMS”

melambangkan: Identitas Bumdesa Suwaluh Mandiri Sejahtera, Semangat komunikasi dan konektivitas (karena SMS identik dengan pesan/komunikasi), Branding khas yang mudah diingat

Sebagai lembaga ekonomi desa yang berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat, BUMDESA SMS menghadirkan sebuah simbol yang merepresentasikan semangat, nilai, dan arah perjuangan bersama. Simbol tersebut diwujudkan dalam karakter maskot bernama Si Labusa (Labu Sahabat Desa).

Karakter Si Labusa terinspirasi dari labu kuning, salah satu hasil bumi yang melambangkan kesuburan, pertumbuhan, dan kemakmuran. Warna kuning keemasan pada sosoknya mencerminkan optimisme dan energi positif, sementara daun hijau di atas kepalanya menggambarkan keberlanjutan dan perkembangan yang terus tumbuh.

Si Labusa digambarkan sebagai sosok anak yang ceria, ramah, dan penuh semangat. Representasi ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa BUMDESA SMS hadir secara humanis, dekat dengan masyarakat, serta terbuka terhadap kolaborasi dan inovasi..

Sabtu, 04 Mei 2024

Histori dan Arti Logo BUMDesa Suwaluh Mandiri Sejahtera

 

Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Suwaluh Mandiri Sejahtera (SMS) merupakan lembaga ekonomi desa yang berdiri pada tahun 2016. Sejak awal berdirinya, BUMDesa ini dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengelolaan potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan.Pada tahun 2021, lahirlah ide pembuatan logo resmi BUMDesa yang digagas oleh Achmad Junaidi. Logo ini bukan sekadar simbol visual, melainkan representasi nilai, semangat, serta cita-cita besar masyarakat Desa Suwaluh dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan bersama.

 


Makna Nama dan Singkatan SMS

SMS merupakan singkatan dari Suwaluh Mandiri Sejahtera.

Nama ini mengandung doa dan harapan:

Suwaluh sebagai identitas desa yang menjadi pusat kegiatan dan pengabdian.

Mandiri bermakna kemampuan berdiri di atas kekuatan sendiri dalam mengelola potensi ekonomi.

Sejahtera mencerminkan tujuan akhir yaitu terciptanya kesejahteraan bagi seluruh warga desa.

 

Makna Filosofis Logo

Logo BUMDesa Suwaluh Mandiri Sejahtera dirancang dengan berbagai unsur yang memiliki arti mendalam:

1.    Tangan Menopang

Simbol tangan yang menopang memiliki makna menjaga dan mendorong.

Artinya, BUMDesa hadir untuk melindungi, membina, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat agar terus berkembang dan berdaya saing.

2.    Gambar Orang dan Bangunan

Gambar orang dan bangunan melambangkan warga desa.

Ini menunjukkan bahwa seluruh aktivitas BUMDesa berpusat pada masyarakat, baik sebagai pelaku usaha maupun sebagai penerima manfaat.

3.    Padi dan Kapas

Simbol padi dan kapas secara umum melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.

Padi menggambarkan kecukupan pangan, sedangkan kapas melambangkan sandang. Keduanya menjadi simbol terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.

4.     Warna Dasar Hijau

Warna hijau pada logo menggambarkan nilai religius dan keselarasan.

Hijau juga identik dengan kesuburan, harapan, serta pertumbuhan yang berkelanjutan, sejalan dengan visi BUMDesa.

5.     Rantai Emas Melingkar

Rantai emas yang melingkar mengikat seluruh elemen logo memiliki makna persatuan dan kesatuan.

Ini melambangkan kuatnya ikatan kebersamaan masyarakat Desa Suwaluh dalam membangun ekonomi desa secara gotong royong.

 Logo BUMDesa Suwaluh Mandiri Sejahtera bukan sekadar identitas visual, tetapi simbol semangat kolektif masyarakat desa. Setiap unsur di dalamnya mengandung nilai perjuangan, kebersamaan, serta harapan akan masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera.Dengan berdiri sejak tahun 2016 dan memiliki identitas resmi sejak 2021 atas gagasan Achmad Junaidi, BUMDesa Suwaluh Mandiri Sejahtera terus berkomitmen menjadi pilar ekonomi desa yang menjaga, mendorong, dan menyatukan masyarakat dalam satu tujuan: kesejahteraan bersama.

Semboyan Resmi

BUMDesa Suwaluh Mandiri Sejahtera (SMS)

“Bersatu dalam Ikatan, Mandiri dalam Usaha, Sejahtera Bersama.”

Makna Filosofis:

1.    Bersatu dalam Ikatan

Melambangkan rantai emas sebagai simbol persatuan dan kekompakan masyarakat Desa Suwaluh.

2.    Mandiri dalam Usaha

Menegaskan semangat kemandirian ekonomi desa melalui pengelolaan potensi lokal.

3.    Sejahtera Bersama

Menjadi tujuan utama berdirinya BUMDesa sejak tahun 2016, yaitu meningkatkan kesejahteraan seluruh warga desa.